RSS

Transportasi Umum di Berlin

19 Jan

Kalau kita bicara tentang transportasi di jakarta, pastilah yang muncul dalam benak kita adalah kemacetan yang tidak pernaha terurai bahkan cenderung semakin mengurat bagaikan aular tanpa putus.

Sebagai orang awan dan bukan ahli dalam hal transportasi, tentunya hanya bisa membanding-bandingkan moda transportasi di Jakarta dengan kota laian yang pernah saya singgahi di Eropa.

Mungkin kompleksitas permasalahan sosial di Jakarta menjadi kendala utama bagi Pemerintah Daerah untuk menertibkan Jakarta. Urbanisasi yang sangat ketat menjadikan Jakarta kota yang tidak layak untuk dijadikan tempat tinggal.

Kebisingan dan polusi menjadi makanan sehari-hari warga Jakarta. penduduk resmi Jakarta di malam hari sekitar 8 juta jiwa, namun di pagi hari bertambah menjadi 10 jt jiwa. Idealnya kota Jakarta baiknya dihuni 3-5 juta jiwa.

Berlin tempat  saya bermukim selama hampir dua tahun ini hanyalah kota kecil di Jerman. Mungkin hanya sebesar kota bekasi, namun jumlah penduduk di Berlin saat ini masih 3 jt jiwa dimana dapat dimaksimalkan menjadi 6 jt jiwa.

Dari sekian juta warganya tersebut, rata-rata penduduk Berlin dan Eropa pada umumnya menghuni bangunan-bangunan  apartemen yang sangat menghemat ruang dana tanah. Untuk satu bangunan apartemen yang bertingkat hingga 5 lantai dapat didiami oleh lebih dari 30 jiwa.

Efektifitas penggunaan lahan inilah yang kemudian menjadikan kota Berlin banyak memilki ruang-ruang terbuka yang dijadikan sebagai taman untuk bersantai.

Dari efektifitas penggunaan ruang inilah kemudian untuk melakukan peengaturan tata ruang kota menjadi sangat mudah.

Menurut saya Berlin adalah surga bagi backpacker untuk traveling. Moda transportasinya mengcover semua pojok-pojok kota hingga perumahanpun dapat ditemukan bis kota yang melayani jalur tersebut.

Kenyamanan transportasi yangt disediakan oleh Pemerintah sangat mengurangi dampak membludaknya penggunaan kendaraan pribadi. Jika seorang pengguna transportasi setiap bulannya harus membayar biaya bualanan sekitar € 70 dan bisa digunakan untuk segala jenis moda transportasi, dan €  2.30 untuk penggunaan transportasi selama 120 menit.

Jika dibandingkan dengan menggunakan kendaraan pribadi tentunya menggunakan transportasi umum lebih murah. Jika sekali berangkat ke suatu tempat seorang harus menghabiskan sekitar  4 liter bensin (1 liter= € 1,4), untuk parkir 1 jamnya € 1,5, maka bisa dihitung berapa yang harus dikeluarkan untuk penggunaan kendaraan pribadi.

Di dalam U Bahn (Unterground Bahn)Dari sinilah kemudian masyarakat akan berpikir ulang untuk menggunakan kendaraan pribadi jika hanya untuk bepergian sekitar kota Berlin saja. Namun biasanya kendaraan pribadi hanya digunakan untuk bepergian keluar kota.

 
Leave a comment

Posted by on 19 January 2011 in Uncategorized

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: