RSS

Sepedaku Belum Kelar

31 Mar

Hari ini kusempatkan pergi ke gudang sepeda, tempat di mana kebutuhan akan piranti sepeda ada dalam berbagai merek dan bentuk. letaknya cukup jauh, dari ujung ke ujung, namun itu tak menyurutkan niatku untuk memenuhi hasrat menyelesaikan rakitan sepesa downhillku.

Dari rumahku dengan menumpang kereta   ditempuh dalam waktu hampir 1 jam, itupun berpindah 2-3 kereta, terggantung kereta nomer berapa yang datang duluan. Gudang sepeda tersebut letaknya aada di kota kecil Pankow, dahulu adalah daeraah Berlin timur, hingga saat ini pun masih lengang kotanyaa, seakan-akan kita tidaklah berada di Ibu Kota Negara Jerman.

Ada dua benda yang masih harus kulengkapi, felg satu set depan dan belakang serta seatpost. Sebenarnya aku sudah punya satu set felg yang kubeli dari ebay, namun ternyata ukuran hub belakangnya 150 mm, terlalu besar, karena ternyata setelah aku pelajari tech sheet nya ukurannya hanya 135 mm. Sebenarnya bisa saja aku hanya mengganti hub nya, namun biaya untuk memasang kembali ruji cukuplah mahal sekitar €40 euro untuk biaya pekerjanya. Maka dari itu akhirnya aku putuskan untuk membeli satu set felg yang baru meski harus merogoh kocek, toh nantinya kalau ada uang lebih aku juga ingin merakit lagi jenis sepeda trakking, jadi felg yang salah bisa dipakai untuk calon sepeda yang baru.

Mungkin Nicolai UFO ST yang kupunya memang memiliki karakteristik ukuran yang berbeda dengan sepeda kebanyakan. Nicolai merupakan perusahaan sepeda yang membuat sepedanya masih sistem handmade. Menurut orang gudang sepeda, Nicolai memang sepeda yang cukup mahal dan kuat karena dirancang lebih kepada sepeda MTB, meski ada juga sepeda untuk trakking.

Ukuran seatpost menjadi kendala yang berati dalam merakit sepeda ini, karena sebagai new comer dalam perakitan sepeda aku mulai paham arti ukuran dan segala tetek bengek tentang sepeda, merek bagus dan merek biasa. Ukuran seatpost normal biasanya 27.2 mm, 30.9 mm atau 31.6 mm, namun ukuran yang aku punya sepertinya 29.8 mm. Penjaga gudang sepeda pun mengaku kesulitan jika harus menemukan ukuran seatpost 29.8 mm, akhirnya aku disarankan untuk memasang tambahan besi sebagai penyempil dalam seattubenya. Meski sudah begitu, tadi ketika kucoba untuk mengencangnya masih saja tetap tidak dapat dikencangkan alias masih longgar.

So, mungkin besok pagi aku harus ke gudang sepeda lagi untuk kesekian kalinya guna menukarkan barang yang salah beli dan kembali membawa barang lain yang semoga saja tidak akan kutukar lagi.

Melihat cuaca yang semakin memanas, tak kuasa diri ini untuk segera melaunch sepeda rakitan sendiri yang sangat istimewa ini.

 
Leave a comment

Posted by on 31 March 2011 in Uncategorized

 

Tags: , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: