RSS

Ada apa dengan Papua?

01 Dec

Gerakan Papua Merdeka “Free Papua Movement” atau biasa disebut dengan Organisasi Papua Merdeka merupakan organisasi yang didirikan pada tahun 1965 hari ini 1 Desember 2011 merayakan HUTnya.

Sebenanrnya ada apa dengan gerakan tersebut? Pergerakan OPM yang sudah sekian lama ada namun tetap tidak dapat memerdekakan Papua Barat dari Indonesia adalah hal yang menguras tenaga. Meski para tokoh oraganisasi ini yang bermukim di Belanda dan Inggris berusaha untuk membuka luka lama yang menurut mereka disebabkan oleh pelanggaran HAM yang dilakukan oleh ABRI semasa pembebasan Papua Barat di jaman Presiden Soekarno, namun selama puluhan tahun usaha mereka terlihat tidak membawakan hasil yang sesuai dengan harapan.

Ketika kita melihat kembali proses referendum Propinsi termuda Indonesia, Timor-Timur, pada tahun 1999, mungkin hal itu bisa dijadikan cerminan bagi rakyat papua yang sesungguhnya akankah memilih referendum sebagai jalan untuk mendapatkan kemakmuran yang seharusna mereka dapatkan dari kekayaan alam mereka?

Kita bisa lihat bagaimana negara baru Timor Leste saat ini, bagaimana kondisi geopolitik dan ekonominya? Referendum Timor Timur adalah akal-akalan segelintir orang yang ingin mendapatkan posisi dikemudian hari. Dan saat ini sudah terlihat bagaimana hal itu terbukti.

Menurut saya, apa yang dilakukan oleh para petinggi OPM merupakan gerakan “tanggung”. Artinya mereka para petinggi OPM sudah di blacklist namanya oleh Badan Intelejen Negara (BIN) Indonesia yang mana bisa saja setiap saat ketika mereka kembali ke Indonesia akan di comot oleh BIN ataupun pihak kepolisian, sehingga sisa hidup mereka dicurahkan untuk merongrong kesatuan nusantara ini.

Namun bagaimanapun juga memang Pemerintah Indonesia seakan-akan tidak menerapkan sistem keberadilan ekonomi terhadap propinsi paling timur Indonesia tersebut. Dengan kekayaan alam yang melimpah, namun semua itu tidak kembali ke masyarakat papua sendiri, namun lebih banyak dinikmati di Jakarta.

Freeport yang telah puluhan tahun merusak ekosistem alam di Papua juga memberikan andil terjadinya pergolakan di pulai yang mirip burung tersebut. Pemerintah sudah waktunya mereview kontrak kerja sama dengan Freeport yang tidak memberikan bagi hasil yang menguntungkan kepada Pemerintah Indonesia.

Sangat disayangkan jika sumber daya mineral yang dikeruk dari Indonesia namun tidak kembali ke rakyat Indonesia. Dengan penduduk yang lebih dari 230 juta, sudah barang tentu Indonesia mampu untuk mengelola sumber daya mineral yang masih tersisa di bumi papua sana. Tentunya dengan pengelolan yang terpadu oleh Pemerintah Indonesia, hasilnya 8ß% bisa dinikmati oleh Indonesia sendiri.

 
8 Comments

Posted by on 1 December 2011 in Uncategorized

 

Tags: , , , , , , , , , , , , , ,

8 responses to “Ada apa dengan Papua?

  1. Sawali Tuhusetya

    1 December 2011 at 21:18

    berlarut-larutnya persoalan papua agaknya lebih disebabkan “warisan” pemerintahan masa lalu yang kurang akomodatif terhadap persoalan2 lokalitas. freeport, misalnya, negeri ini sudah terikat kontrak yang konon baru akan berakhir beberapa tahun mendatang. otonomi khusus pun baru bersifat setengah hati. sebuah pelajaran berharga bagaimana seharusnya kaum elite negeri ini bisa mengelola negara secara adil. semoga bisa segera terselesaikan agar tidak jadi “Timor Leste” kedua.

     
    • kamaldiegrosse

      1 December 2011 at 21:22

      Terima kasih sudah berkenan memberikan pandanganya. Kita berharap kebhinekaan yang ada tetap terjaga dengan berkadilan tidak hanya terpusat di daerah tertentu khusunya jawa ini.

       
  2. yoesoeff

    8 December 2011 at 16:50

    nyata nya timur leste sengsara jugaaaaaaaaaaaa tuh…, jangan mimpi papua..

     
  3. Isaiah Rupalanite

    21 December 2011 at 01:51

    Pada beberapa tahun yang silam kita bisa hitung kelompok kelompok yang menggunakan Yahoo Groups sebagai basis mereka mengkoordinir aktivitas di darat, dan banyak lagi.

     
    • kamaldiegrosse

      1 January 2012 at 01:04

      ya dan pergerakan mereka sekarang merambah di dunia twitter loh… semisal aja @freewestpapua
      salam

       
  4. kamaldiegrosse

    26 December 2011 at 15:26

    iyalah….mgkin itu hanya segelintir orang saja yang ingin mendapatkan kekuasaan…

     
  5. Charles Zaperanta

    30 December 2011 at 15:48

    Ketika hal ini terkuak, banyak rakyat Timor Leste mersaa prihatin dengan sikap uskup dan gereja katolik yang mendukung Intelijen AUSTRALIA tersebut.

     
    • kamaldiegrosse

      1 January 2012 at 01:05

      iya ternyata hanya konspirasi kalangan kecil orang yang ingin mendapatkan jatah kekuasaan…
      salam

       

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: